Senin, 30 Mei 2022
Kisi-Kisi PAT Mapel DLE Tahun Pelajaran 2021/2022
Ringkasan Materi PAT Tahun Pelajaran 2021/2022
RINGKASAN
MATERI PAT DLE TJTL
TAHUN PELAJARAN 2021/2022
Kompetensi Dasar:
3.10 Menerapkan pengukuran daya, energi, dan faktor
daya
4.10 Melakukan pengukuran daya, energi dan faktor daya
- Jumlah kumparan kWhmeter konvensional adalah tiga buah kumparan, yang terdiri dari satu buah kumparan tegangan dengan koil berdiameter tipis, dan dua buah kumparan arus dengan koil berdiameter tebal.
- Sebuah rumah menyalakan lampu 25 W selama 4 jam sehari. Berapa besar energi yang digunakan di rumah tersebut selama sebulan (30 hari)? 3 kWh
- Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui faktor daya. Alat ini memberikan penunjukan secara langsung dari selisih fasa yang timbul antara arus dan tegangan. Nilai faktor daya dibutuhkan suatu alat untuk melakukan pengukuran yang tepat guna untuk mengetahui kualitas daya sehingga dapat meningkatkan efisiensi tenaga listrik. Alat ukur yang dimaksud adalah cos phi meter.
Jumat, 13 Mei 2022
Materi DLE Kelas X Semester 1
Kompetensi Dasar :
3.1 Menerapkan konsep listrik dan elektronika (gejala fisik arus listrik
dan potensial listrik)
4.1 Menggunakan konsep listrik dan elektronika (gejala fisik arus listrik
dan potensial listrik)
Tema: Penerapan Konsep
Listrik dan Elektronika
Atom
adalah partikel kecil dari sebuah molekul yang sifatnya tidak dapat dibagi
lagi. Atom terdiri dari proto, neutron, dan elektron, dimana proton bermuatan
positif terhadap elektron dan elektron bermuatan negatif sedangkan dalam
keadaan normal inti (neutron) tidak bermuatan. Karakteristik atom antara lain
sebagai berikut :
1. Setiap inti memiliki
medan gaya tarik dengan elektron dan dikenal sebagai muatan.
2. Inti bermuatan
positif terhadap elektron, sebaliknya elektron bermuatan negatif terhadap
intinya.
3. Kedua muatan tersebut saling tarik-menarik atau tolak-menolak dan juga bermuatan netral jika jumlah muatan positif dan negatif seimbang.
Rabu, 11 Mei 2022
Materi DLE Kelas X Semester 1
Kompetensi Dasar :
3.2 Menganalisis bahan-bahan komponen listrik dan elektronika
4.2 Memeriksa bahan-bahan listrik
Tema: Efek Fotolistrik
A. Tentang Efek
Fotolistrik
Fenomena logam yang melepaskan elektron ketika terpapar ke cahaya dengan frekuensi yang sesuai disebut efek fotolistrik, dan elektron yang dipancarkan selama proses tersebut disebut fotoelektron. Efek fotolistrik adalah emisi elektron oleh suatu bahan, biasanya logam, ketika terkena radiasi elektromagnetik (seperti cahaya) dari frekuensi yang cukup tinggi, yang tergantung pada bahan, seperti radiasi ultraviolet. Efek ini dapat diamati ketika cahaya mengenai pelat logam, menarik elektron keluar dari pelat. Elektron yang dikeluarkan disebut fotoelektron. Diamati untuk pertama kalinya oleh AE Becquerel pada tahun 1839 dan dikonfirmasi oleh Heinrich Hertz pada tahun 1887, fenomena efek fotolistrik juga dikenal sebagai “efek Hertz”, meskipun istilah ini tidak digunakan secara umum, tetapi dijelaskan untuk pertama kalinya Albert Einstein, efek fotolistrik menjelaskan bagaimana cahaya frekuensi tinggi melepaskan elektron dari suatu material. Efek fotolistrik mengacu pada emisi, atau ejeksi, elektron dari permukaan, umumnya, logam dalam menanggapi insiden ringan.
Selasa, 10 Mei 2022
Best Practice Virtual Lab Edustore
PEMANFAATAN VIRTUAL LAB FOTOLISTRIK EDUSTORE UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 PLERET PADA PEMBELAJARAN DARING DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA
Oleh:
Hardiyanto, S.T.
ABSTRAK

